Jum’at (14/02/2014) warga Yogyakarta serentak menghentikan rutinitas biasanya, akibat letusan gunung kelud merata daerah-daerah terkena hujan abu vulkanik. Tidak hanya itu, toko, swalayan, kantor, & perusahaan lainnya serentak meliburkan aktivitas seperti biasanya. Arus lalu lintas pun tidak seramai biasanya, sekalipun ada yang berkendara tetap saja jarak pandang hanya beberapa meter saja, ditambah kendaraan diguyur abu vulkanik, juga debu bertebaran yang semakin menutupi jalanan.

Beberapa warga Yogyakarta serempak membersihkan abu vulkanik dengan menyiramkan air di depan rumah/ruko hingga ke jalanan dengan tujuan untuk menghilangkan tebaran abu vulkanik tersebut. Dari situ, ada pula beberapa warga yang mengumpulkan abu vulkanik yang kemudian di wadahkan ke karung beras sampai terkumpul hingga satu karung, itupun belum sepenuhnya selesai sampai bersih. Ada pula beberapa wirausaha yang mengeluhkan bahwa sehari full tidak ada pemasukan dari jualannya. Namun itu semua tidak bisa dihindari lagi, karena alam & kehendah Yang Maha Kuasa. Begitulah sedikit cerita mengenai akibat letusan gunung kelud di area Yogyakarta, letusannya di Jawa Timur, namun Yogyakarta pun ikut merasakan akibatnya.

*Artikel ini ditulis langsung berdasarkan keadaan di lapangan oleh Team Herugan Di Area Yogyakarta. Serta Beberapa Foto saat kejadian.

Debu vulkanik

Debu vulkanik

warga membersihkan debu vulkanik

warga membersihkan debu vulkanik

 

sekarung abu vulkanik

sekarung abu vulkanik