Sebenarnya ini adalah matakuliah zaman semester 5 dulu tentang Keamanan Komputer, Setelah dipikir-pikir berbagi tentang bagaimana  keamanan informasi adalah hal yang sangat penting, karena sebuah informasi yang penting harus diamankan apalagi informasi tersebut hal yang sangat rahasia bagi Anda.

Saat ini dunia internet sudah tidak bisa lepas di dalam kehidupan manusia, hampir setiap detik manusia menggunakannya, namun ada pula yang menggunakan internet dengan mengambil informasi tanpa seizin pemiliknya atau tidak sesuai dengan aturan perundang-undangan.  Di Indonesia sendiri kejahatan dunia maya / cyber crime sudah sangat banyak… baik itu sms penipuan, pembobolan rekening melalui website yang mirip dengan website resmi/asli dari bank tersebut dan sebagainya.

Informasi dan data digital itu sangatlah mudah dimanipulasi dengan sekali klik saja, sehingga bagi polisi cyber crime harus benar-benar memiliki kemampuan yang sangat luar biasa untuk menjaga dan mengamankan informasi tersebut. Ada beberpa aspek keamanan informasi yang harus dijaga yaitu :

  • Kerahasian (confiden’ality): pesan hanya bisa terbaca oleh penerima yang berhak
  • Keutuhan (integrity) : Pesan yang diterima tidak berubah
  • Ketersediaan (availability): Pesan dapat tersampaikan kepenerima
  • Nirsangkal (non repudia’on): Pesan terkirim tidak dapat disangkal oleh pengirimnya

Berikut adalah gangguan keamanan yang terjadi mengenai informasi :

  • Ancaman, Ancaman yang diperoleh biasanya dari manusia dan alam
  • Serangan :
  1. interupsi  : DoS (Denial Of Service) yaitu menghalangi akses pihak  yang berhak dengan membanjiri pemintaan akses fiktif, misalnya permintaan koneksi jaringan dalam jumlah yang besar dengan memanfaat komputer zombie
  2. intersepsi : Packet Sniffing yaitu mendengarkan paket yang lewat pada media komunikasi, seperti alat pelacak
  3. Modifikasi :Virus Trojan berkerja dengan merekam pesan lalu memodifikasinya dan dikirimkan keuser tujuan, biasanya cara kerjanya masuk ke system, mengakses file system kemudian mencuri username dan password, virus ini menempel pada email atau game free.
  4. Fabrikasi :Packet Spoofing mengubah alat pengeirim paket untuk menipu komputer penerima. contoh dari kasus ini adalah man in the midle attack penyerang berperan sebagai pihak ditengah antara pengirim dan penerima.